Satpol PP Batang Tutup Paksa Karaoke yang Masih Buka Saat Ramadan
Jumadi 27 Februari 2026
Batang
Menindaklanjuti instruksi tegas dari Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, tim
gabungan Satpol PP bersama TNI dan Polri langsung bergerak cepat menggelar
operasi penegakan Perda di seluruh wilayah Kabupaten Batang. Langkah ini
diambil untuk memastikan kekhusyukan umat muslim dalam menjalankan ibadah di
bulan suci Ramadan.
Operasi maraton yang
dimulai sejak pukul 22.00 WIB hingga pukul 02.00 dini hari tersebut menyisir
titik-titik keramaian, mulai dari pusat kota hingga wilayah Gringsing. Petugas
mendatangi satu per satu lokasi hiburan guna memastikan tidak ada aktivitas yang
melanggar aturan.
Kepala Satpol PP Batang
Haryono menegaskan, bahwa kehadiran tim di lapangan adalah untuk menjalankan
amanat regulasi sekaligus memberikan edukasi langsung kepada para pengelola
usaha.
“Jadi tadi malam tim
sudah melaksanakan kegiatan operasi. Sekaligus pemberian surat peringatan bahwa
pada bulan puasa ini, sesuai dengan amanat Perda Nomor 9 Tahun 2016, adalah
hiburan karaoke tutup,” katanya saat ditemui di Kantornya Jumat (27/2/2026).
Meski sebagian besar
pengelola sudah mematuhi aturan, petugas masih menemukan sekitar tiga hingga
lima tempat karaoke yang kedapatan beroperasi, termasuk di kawasan Wuni. Alasan
klasik seperti belum menerima surat edaran pun sempat terlontar dari para pengelola.
Haryono menceritakan
salah satu momen saat petugas mendatangi lokasi hiburan di pusat kota.
“Seperti di Family Fun,
karena mereka tidak tahu, baru buka langsung saya suruh tutup,” tegasnya.
Payung Hukum dan Jenis
Usaha yang Dilarang
Tindakan tegas ini bukan
tanpa dasar. Pemerintah Kabupaten Batang berpijak pada Peraturan Daerah (Perda)
Nomor 9 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Usaha Hiburan.
“Dalam Pasal 11 ayat (2)
huruf f, aturan tersebut secara eksplisit melarang operasional usaha hiburan
selama bulan puasa dan hari besar keagamaan. Jenis usaha yang wajib tutup
meliputi: Diskotik, kelab malam, pub, dan karaoke. Panti pijat, refleksi, mandi
uap (spa), dan pusat kebugaran. Arena permainan ketangkasan,” terangnya.
Melalui operasi gabungan
ini, Pemkab Batang berharap suasana kondusif dan religius tetap terjaga hingga
Idulfitri tiba. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)