Perluas Jangkauan Pasar, Dekranasda Batang Tampilkan Produk Batik Khas Batang di INACRAFT 2026
Jumadi 04 Februari 2026
Jakarta
Perluas jangkauan pasar, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda)
Kabupaten Batang turut berpartisipasi dalam pameran kerajinan tangan bergengsi
yaitu Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 yang
berlangsung pada 4-8 Februari 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.
Pameran ini merupakan
salah satu ajang promosi kerajinan tangan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara
yang diselenggarakan secara tahunan oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen
Handicraft Indonesia (ASEPHI) bersama Mediatama Event untuk menampilkan produk
kriya serta wastra lokal ke pasar global.
Bupati Batang M. Faiz
Kurniawan mengatakan, sejak tahun 2019 sampai sekarang, Kabupaten Batang memang
vakum pada salah satu perhelatan produk kebudayaan terbesar di Indonesia yaitu
INACRAFT.
“Alhamdulillah di tahun
ini, Dekranasda Kabupaten Batang mulai mengikuti kembali INACRAFT 2026, banyak
hasil kebudayaan dan produk-produk kebudayaan kita yang ditampilkan,
alhamdulillah menyedot ketertarikan yang luar biasa dari orang-orang yang hadir
di sini,” katanya saat mengunjungi stand Dekranasda Kabupaten Batang, di
Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Rabu (4/2/2026).
Bupati Batang
menyampaikan, akan terus mempromosikan produk lokal, dan meningkatkan Public
awareness (kesadaran publik) terkait batik di Kabupaten Batang.
Sementara itu, Ketua
Dekranasda Batang Faelasufa Faiz Kurniawan mengatakan, pada INACRAFT 2026,
Kabupaten Batang menampilkan produk batik khas Batang, yaitu Batik Rifaiyah,
Batik Warna Alam, dan Batik Batangan.
“Ini merupakan semangat
kita bersama untuk mengembangkan batik di Kabupaten Batang agar bisa dikenal
lebih luas lagi,” jelasnya.
Faelasufa berharap,
untuk target transaksi selama penyelenggaraan INACRAFT pada 4-8 Februari 2026
tersebut dapat mencatatkan nilai transaksi ritel sebesar Rp200 Rp300 Juta.
“Alhamdulillah, di hari
pertama pembukaan INACRAFT 2026, transaksi yang telah dicapai yaitu sekitar
Rp140.750.000,00, inilah kenapa kita ingin ikut gelaran INACRAFT karena ini
dapat memberikan semangat ke teman-teman UMKM jika kita serius ikut pameran
pasti keuntungannya sangat besar sekali,” terangnya.
Sehingga, ini dapat
menginspirasi teman-teman UMKM lainnya agar semakin semangat dalam membatik,
karena pesan yang ingin kita sampaikan juga bahwa menjadi seorang pembatik juga
bisa kaya dan mencapai kesuksesan finansial. (MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi)