KA Argo Muria Resmi Berhenti di Stasiun Batang, Layani Penumpang Kelas Eksekutif
Jumadi 15 Agustus 2025
Batang - PT Kereta Api Indonesia (KAI)
resmi menambah layanan pemberhentian KA Argo Muria di Stasiun Batang mulai
Jumat (15/8/2025). Perjalanan perdana ini menjadi momentum penting bagi
masyarakat Batang, khususnya pengguna jasa transportasi kereta api kelas eksekutif.
KA
Argo Muria relasi Semarang Tawang Jakarta Gambir kini singgah di Stasiun
Batang dan melayani penumpang dengan tujuan Batang, Pekalongan, hingga Jakarta.
Pada perjalanan perdana ini, tercatat enam penumpang naik dari Stasiun Batang.
Manajer
Humas Pt Kai Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan, tujuan penambahan
layanan kereta ini adalah untuk memperluas jangkauan pelayanan, khususnya di
wilayah Jawa Tengah.
“Kami
ingin melayani masyarakat Batang dan mudah-mudahan dapat memanfaatkan fasilitas
ini sehingga semakin banyak warga yang menikmati layanan KA kelas Argo,” jelasnya.
KAI
juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Batang, termasuk bantuan dari
Bupati dan jajaran Pemkab Batang, dalam upaya menghadirkan layanan ini. Pihak
KAI akan terus mengevaluasi okupansi penumpang demi keberlanjutan pemberhentian
KA Argo Muria khusus di Kabupaten Batang.
“Untuk
pembelian tiket, penumpang dapat menggunakan aplikasi Access by KAI, laman
resmi KAI adalah https://www.kai.id/, maupun kanal penjualan resmi lainnya. Selain
itu, Stasiun Batang juga menyediakan loket dan layanan tarif khusus untuk rute
tertentu, yang dapat dibeli dua jam sebelum keberangkatan,” terangnya.
Dengan
hadirnya KA Argo Muria di Stasiun Batang, diharapkan mobilitas masyarakat
semakin mudah, cepat, dan nyaman, sekaligus menjadi alternatif transportasi
unggulan menuju berbagai kota besar di Pulau Jawa.
Sementara
itu, Salah Satu Penumpang Slamet menyampaikan, terima kasihnya kepasa KAI atas
kehadira KA Agro Muria berhenti di Stasiun Batang.
“Jujur
saya langganan kereta karena harus sering pulang pergi ke Jakarta-Batang.
Sebelum adanya KA Agro Muria berhenti disini perlu ke Stasiun Pekalongan
terlebih dahulu yang jaraknya 20 km dari rumah,” ungkapnya.
Sekarang
adanya KA Agro Muria berhenti di Stasiun Batang lebih dekat jaraknya hanya 10
km saja dari rumah.
“Mudah-mudahan
perkembangan transportasi di Kabupaten Batang semakin meningkat terus khusus
transportasi kereta api,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)