Pantai Ujungnegoro Punya Tebing Ikonik Berlatar PLTU yang Bikin Takjub
Jumadi 19 Januari 2026
Batang
- Pantai Ujungnegoro terus mengukuhkan diri sebagai destinasi unggulan di
Kabupaten Batang yang merupakan salah satu bagian dari tagline destinasi
“Heaven of Asia”. Bukan sekadar hamparan pasir, pesisir utara Pulau Jawa ini
menawarkan simfoni antara keindahan alam, jejak spiritual, hingga geliat
ekonomi kreatif yang memikat siapa saja yang berkunjung.
Begitu
menginjakkan kaki di sana, pengunjung langsung disambut suasana tenang dengan
hembusan angin laut yang sejuk. Menariknya, pemandangan laut lepas di sini
memiliki karakter visual yang kontras namun ikonik: latar megah PLTU Batang.
Salah
satu pengelola wisata Pantai Ujungnegoro Vidi mengatakan, pemandangan laut
lepas dengan latar PLTU Batang turut menjadi ciri visual yang membedakan pantai
ini dari destinasi lain di wilayah Batang, sebuah pemandangan unik yang kini
justru menjadi magnet bagi para pemburu foto.
“Tak
hanya itu, tebing di pinggir pantai kini telah bertransformasi menjadi ikon
visual. Dari atas tebing, estetikanya laut lepas terpampang nyata. Bagi
generasi media sosial, keberadaan ayunan di sekitar pantai menjadi spot wajib
untuk mengabadikan momen senja yang syahdu,” katanya saat ditemui di Pantai
Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (19/1/2026).
Pantai
Ujungnegoro memiliki dimensi yang lebih dalam dari sekadar rekreasi. Di sini,
nilai spiritualitas terasa kental dengan hadirnya Makam Syekh Maulana Maghribi.
Kehadiran wisata religi ini menjadikan Pantai Ujungnegoro tidak hanya sebagai
tempat rekreasi, tetapi juga memiliki nilai spiritual bagi pengunjung.
“Lokasi
makam yang tak jauh dari pantai membuat peziarah dari berbagai daerah kerap
datang berbondong-bondong, menjadikan destinasi ini paket lengkap bagi mereka
yang ingin menenangkan pikiran sekaligus batin,” jelasnya.
Bagi
Anda yang menyukai tantangan, deru mesin speed boat siap membelah ombak. Hanya
dengan merogoh kocek Rp25 ribu per orang, wisatawan sudah bisa menikmati
sensasi menyusuri laut lepas. Harga yang cukup terjangkau, mengingat tiket
masuk kawasan pantainya sendiri hanya dipatok Rp5 ribu saja.
“Jika
masyarakat ingin berkunjung bisa pesan dahulu atau reservasi ke nomor
085727028756,” ungkapnya.
Vidi
juga menyampaikan, sebelum pulang, pastikan tas belanja terisi dengan “Terasi
Rebon Super”. Produk olahan asli Desa Ujungnegoro ini bukan sembarang bumbu
dapur. Diolah secara tradisional, terasi ini telah menjadi identitas kuliner
yang paling diburu wisatawan karena cita rasa pesisirnya yang autentik.
Dengan
daya tarik yang begitu beragam, tak heran jika data menunjukkan angka kunjungan
yang fantastis. Pantai Ujungnegoro mampu menarik sekitar 74 ribu pengunjung
setiap tahunnya.
“Angka ini bukan sekadar
statistik, melainkan bukti bahwa perpaduan antara ikon tebing, panorama modern
PLTU, wisata religi, dan ekonomi lokal telah berhasil menjadikan Ujungnegoro
sebagai destinasi wisata terpadu yang tak boleh dilewatkan saat singgah di
Kabupaten Batang,” pungkasnya. (MC Bagang, Jateng/Edo/Siska)