BPBD Sudah Berikan Peringatan, Angin Kencang Landa Subah dan Sejumlah Wilayah Batang
Jumadi 05 Maret 2026
Batang
- Angin kencang melanda wilayah Kecamatan Subah dan sejumlah kecamatan lain di
Kabupaten Batang, mengakibatkan pohon tumbang, tiang listrik roboh, serta
terganggunya akses jalan utama.
Kepala Bidang
Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Batang Muhammad Fajri mengatakan, tim
BPBD langsung bergerak cepat ke sejumlah titik terdampak setelah menerima
laporan dari masyarakat.
“Kemarin memang banyak
kejadian di beberapa wilayah. Namun setelah menerima laporan di Subah, karena
dampaknya cukup parah, kami memprioritaskan penanganan di sana,” katanya saat
ditemui di Kantornya, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, akses
jalan Pantura mulai terhambat sekitar pukul 16.15 WIB akibat pohon tumbang yang
menutup jalur dari arah timur ke barat maupun sebaliknya.
“Tim gabungan dari
BPBD, TNI-Polri, PLN, serta relawan kemudian melakukan evakuasi dengan memotong
ranting dan batang pohon yang menutup badan jalan. Akses jalan akhirnya dapat
kembali dilalui sekitar pukul 22.00 WIB setelah proses pembersihan selesai
dilakukan,” jelasnya.
Selain menutup akses
jalan utama, angin kencang juga menyebabkan sejumlah tiang listrik PLN roboh.
Hingga saat ini, proses penanganan dan perbaikan infrastruktur kelistrikan
masih dilakukan oleh pihak terkait.
“BPBD mencatat terdapat
korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tercatat satu orang meninggal dunia di
Jalur Pantura Subah, satu orang di Desa Gondang, serta satu orang pedagang
warung di wilayah Gringsing. Secara keseluruhan, angin kencang berdampak di 10
kecamatan di Kabupaten Batang,” terangnya.
Dalam penanganan
darurat, BPBD mengerahkan personel ke berbagai titik prioritas, termasuk
Kecamatan Wonotunggal dan Subah. Peralatan yang digunakan antara lain gergaji
mesin (senso), lampu sorot bantuan PLN, sekop, serta garpu untuk membersihkan
puing-puing.
Sementara itu, Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan
cuaca ekstrem yang berlaku pada 3 hingga 7 Maret 2026. Masyarakat diimbau untuk
tetap waspada terhadap potensi bencana susulan seperti banjir bandang dan tanah
longsor, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
“BPBD Kabupaten Batang
mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi kejadian darurat
serta mengutamakan keselamatan diri saat cuaca ekstrem melanda. Pemerintah
daerah terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan guna memastikan
kondisi kembali aman dan kondusif,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)