Jalan Pantura Batang Dibeton 17 Km, Dengan Nilai Proyek Rp251 Miliar
Jumadi 06 Januari 2026
Batang
- Ruas jalan nasional Pantura PekalonganBatangPlelen dipastikan akan dibeton
sepanjang 17 kilometer dengan nilai anggaran mencapai Rp251 miliar. Proyek Strategis
Nasional (PSN) tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada awal 2026.
Kepastian
itu disampaikan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa TengahDIY
melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ridwan Umbara.
“Iya,
kami sudah berkontrak tanggal 15 Desember kemarin untuk paket preservasi jalan
PekalonganBatangPlelen dengan nilai sekitar Rp251 miliar,” katanya saat
ditemui di Jalan Panturan Kabupaten Batang, Selasa (6/1/2026).
Dalam
paket preservasi tersebut, penanganan utama berupa rekonstruksi perkerasan
jalan dari aspal menjadi perkerasan beton (rigid pavement). Total panjang jalan
nasional yang akan direkonstruksi mencapai 17 kilometer. Dari jumlah tersebut,
sekitar 14 kilometer berada di wilayah Kabupaten Batang dan ruas BatangKendal,
sedangkan 3 kilometer lainnya berada di wilayah Kota Pekalongan.
Ridwan
menjelaskan, saat ini proyek telah memasuki tahap awal berupa survei lapangan
dan pengukuran teknis.
“Kami
sekarang sudah masuk tahap survei dan pengukuran, jadi teman-teman mungkin
sudah melihat aktivitas di lapangan,” jelasnya.
Ia
menyebutkan, BBPJN menargetkan sebagian hasil penanganan jalan sudah dapat
dirasakan masyarakat sebelum arus mudik Lebaran 2026. Salah satu ruas yang
menjadi prioritas awal adalah Jalan Jenderal Sudirman di dalam Kota Batang.
“Di
Jalan Sudirman akan kami tangani dulu sebagian sepanjang sekitar 700 meter. Selain
itu, betonisasi juga akan dilakukan di tiga hingga empat titik strategis di
ruas BatangKendal, dengan prioritas utama pada jalur menuju Semarang yang
memiliki peran vital sebagai jalur mudik,” terangnya.
Yang
kami prioritaskan arah ke Semarang karena akan digunakan sebagai jalur mudik. Untuk
pelaksanaan pekerjaan fisik, Ridwan menyebut proyek ditargetkan mulai minggu
ketiga Januari 2026, atau paling lambat akhir bulan tersebut.
“Target
kami minggu ketiga Januari ini sudah mulai fisik, paling lambat akhir bulan,” ungkapnya.
Proyek
betonisasi Jalan Pantura ini merupakan proyek multiyears dengan durasi
pelaksanaan selama 18 bulan, hingga Juli 2027. Pelaksanaan sampai Juli 2027
karena memang ini proyek multi years.
“Betonisasi
Jalan Pantura PekalonganBatang diharapkan mampu meningkatkan daya tahan jalan
nasional terhadap beban lalu lintas berat yang selama ini menjadi penyebab
utama kerusakan jalan. Ruas tersebut dikenal memiliki intensitas kendaraan
berat yang tinggi, terutama angkutan industri dan logistik,” harapnya.
Dengan
konstruksi beton, umur layanan jalan diharapkan lebih panjang, meminimalkan
kerusakan berulang, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna
jalan.
“Pemerintah
pun meminta masyarakat untuk bersabar dan mendukung pelaksanaan proyek selama
masa konstruksi berlangsung, mengingat pekerjaan tersebut bertujuan menjawab
keluhan publik terkait kondisi Jalan Pantura yang kerap rusak,” pungkasnya. (MC
Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)